today, i took toefl itp test
test-nya jam 07.45 pm, so saya bergegas dengan penuh semangat pergi pagi-pagi, jam 07.04 saya sudah dekat dengan tujuan, tapi males kan kepagian datang, ntar mesti nunggu, so saya tidak stop di buss-stop itu dan iseng muter dan stop pas di depan komplek tempat test
sampai disana, sudah banyak orang datang, terus masuk ruang resepsionist, dan disana banyak ibu-ibu yang mau test toefl itp juga
lucu melihat mereka masih keukeuh belajar dan berbanding terbalik dengan saya yang kemaren sore memilih nonton daripada belajar
saya menunggu dan menunggu, sambil sesekali bertegur sapa dengan mereka. saya sudah siap dan sudah ke toilet juga
tapi kok sudah jam 07.50 masih belum dimulai test-nya
terus masuklah seorang ibu yang saya kenali sebagai kakak tingkat zaman kuliah dulu
so saya menyapa dia, sepertinya dia lupa siapa saya tapi nyadar dia kenal sama saya
terus dia keukeh nanyain, ngapain disini, saya bilang test toefl. terus dia bilang 'toefl apaan'
saya jawab: 'itp toefl...'
si kakak tingkat berkata : 'itp toefl diatas, lantai 2 ini buat yang kursus dan mau test prediction'
wayahhh.... segera saya naik tangga berliku itu, dan emang sudah mulai, untung baru siap-siap mengisi biodata belum mulai listening test
dan untung ketemu si kakak tingkat yang teliti, kalau tidak saya tidak jadi test toefl itp, bisa saja saya menunggu sampai jam 10...
kemaren pas ikutan international toeic test juga gitu, abis listening, jadi nyantai, pake permisi ke toilet, terus baca-baca lagi jawaban listening terus baru nyadar, kalau test itu lanjut ke structure and reading, bukan bengong...
wayahhh... kehilangan 10 menit yang berharga
yahhh sudahlah, entah apa hasil test toeic, yang dengan keukeuh saya usahakan segera sampai ke tangan saya karena saya lagi perlu banget sertifikat language proficiency
mbak evi yang ngurusih toeic di campus, saya telpon-in terus, sampai saya sendiri kasihan ama dia yang harus berapa kali nelpon ke jakarta nanyain bisa ga sertifikat saya dipercepat, tidak barengan dengan sertifikat students yang ratusan itu
terus saya minta ke mbak evi buat ngasih nomor telp mbak ovi, contact person itp jakarta, biar saya telp sendiri aja
terus saya nelpon mbak ovi terus, memastikan sertifikat saya segera dateng, kemudian mbak ovi bilang apakah mau dititip ke staff kantor kami yang training di itp
saya pikir iya juga, setidaknya senin nanti saya sudah terima sertifikat
dan jadilah saya pun nelponin ibu-ibu yang training di itp untuk minta mereka mau dititipin, kemudian nelp untk mastiin mereka tidak lupa sama sertifikat saya, terus juga nelp mbak ovi agar tidak lupa menitipkan sertifikat saya. saya bahkan minta tolong ketua jurusan si ibu-ibu yang lagi training untuk mengingatkan mereka... lebayy banget, saya nyadar n minta ma'af sama mbak evi and mbak novi, tapi gimana ya can't help it
semoga senin nanti saya mendapatkan sertifikat toeic and nilainya cukup buat dipakai apply ini dan itu
balik ke test toefl hari ini,
waktu cepat berlalu dan test selesai, terserah sih hasilnya, ada beberapa orang yang test itu langsung berpikir mau kursus persiapan test toefl
saya sih males, tanpa niat dan kesungguhan, biar kursus gimana juga ga akan naik nilai saya
adik saya sms, tidak usah cepat pulang karena lampu mati
so jadilah saya ke pasar, strolling dengan santainya, window shopping sana sini
dan cuaca yang nyaman mendukung saya jalan-jalan tidak jelas itu
hingga hari ini saya belum berhasil menemukan jilbab yang warna biru-nya pas dengan rok saya dan karena memang koleksi barang saya hampir semuanya berwarna coklat atau maroon atau yang berhubungan dengan kedua warna itu (including ungu tua dan hitam)
ini saya nyobain baju diruang pas, karena tidak akan dibeli jadi saya photo, tapi sekarang kok nyadar, bajunya bagus ya...

test-nya jam 07.45 pm, so saya bergegas dengan penuh semangat pergi pagi-pagi, jam 07.04 saya sudah dekat dengan tujuan, tapi males kan kepagian datang, ntar mesti nunggu, so saya tidak stop di buss-stop itu dan iseng muter dan stop pas di depan komplek tempat test
sampai disana, sudah banyak orang datang, terus masuk ruang resepsionist, dan disana banyak ibu-ibu yang mau test toefl itp juga
lucu melihat mereka masih keukeuh belajar dan berbanding terbalik dengan saya yang kemaren sore memilih nonton daripada belajar
saya menunggu dan menunggu, sambil sesekali bertegur sapa dengan mereka. saya sudah siap dan sudah ke toilet juga
tapi kok sudah jam 07.50 masih belum dimulai test-nya
terus masuklah seorang ibu yang saya kenali sebagai kakak tingkat zaman kuliah dulu
so saya menyapa dia, sepertinya dia lupa siapa saya tapi nyadar dia kenal sama saya
terus dia keukeh nanyain, ngapain disini, saya bilang test toefl. terus dia bilang 'toefl apaan'
saya jawab: 'itp toefl...'
si kakak tingkat berkata : 'itp toefl diatas, lantai 2 ini buat yang kursus dan mau test prediction'
wayahhh.... segera saya naik tangga berliku itu, dan emang sudah mulai, untung baru siap-siap mengisi biodata belum mulai listening test
dan untung ketemu si kakak tingkat yang teliti, kalau tidak saya tidak jadi test toefl itp, bisa saja saya menunggu sampai jam 10...
kemaren pas ikutan international toeic test juga gitu, abis listening, jadi nyantai, pake permisi ke toilet, terus baca-baca lagi jawaban listening terus baru nyadar, kalau test itu lanjut ke structure and reading, bukan bengong...
wayahhh... kehilangan 10 menit yang berharga
yahhh sudahlah, entah apa hasil test toeic, yang dengan keukeuh saya usahakan segera sampai ke tangan saya karena saya lagi perlu banget sertifikat language proficiency
mbak evi yang ngurusih toeic di campus, saya telpon-in terus, sampai saya sendiri kasihan ama dia yang harus berapa kali nelpon ke jakarta nanyain bisa ga sertifikat saya dipercepat, tidak barengan dengan sertifikat students yang ratusan itu
terus saya minta ke mbak evi buat ngasih nomor telp mbak ovi, contact person itp jakarta, biar saya telp sendiri aja
terus saya nelpon mbak ovi terus, memastikan sertifikat saya segera dateng, kemudian mbak ovi bilang apakah mau dititip ke staff kantor kami yang training di itp
saya pikir iya juga, setidaknya senin nanti saya sudah terima sertifikat
dan jadilah saya pun nelponin ibu-ibu yang training di itp untuk minta mereka mau dititipin, kemudian nelp untk mastiin mereka tidak lupa sama sertifikat saya, terus juga nelp mbak ovi agar tidak lupa menitipkan sertifikat saya. saya bahkan minta tolong ketua jurusan si ibu-ibu yang lagi training untuk mengingatkan mereka... lebayy banget, saya nyadar n minta ma'af sama mbak evi and mbak novi, tapi gimana ya can't help it
semoga senin nanti saya mendapatkan sertifikat toeic and nilainya cukup buat dipakai apply ini dan itu
balik ke test toefl hari ini,
waktu cepat berlalu dan test selesai, terserah sih hasilnya, ada beberapa orang yang test itu langsung berpikir mau kursus persiapan test toefl
saya sih males, tanpa niat dan kesungguhan, biar kursus gimana juga ga akan naik nilai saya
adik saya sms, tidak usah cepat pulang karena lampu mati
so jadilah saya ke pasar, strolling dengan santainya, window shopping sana sini
dan cuaca yang nyaman mendukung saya jalan-jalan tidak jelas itu
hingga hari ini saya belum berhasil menemukan jilbab yang warna biru-nya pas dengan rok saya dan karena memang koleksi barang saya hampir semuanya berwarna coklat atau maroon atau yang berhubungan dengan kedua warna itu (including ungu tua dan hitam)
ini saya nyobain baju diruang pas, karena tidak akan dibeli jadi saya photo, tapi sekarang kok nyadar, bajunya bagus ya...


0 comments:
Post a Comment